Menurutensiklopedia, Berikut ini merupakan penyebab pencemaran air, kecuali? jawabanya adalah membuang sampah di sungai
Dengandemikian, penyebab pencemaran tanah wajib diketahui oleh banyak orang. Dengan melakukan hal ini juga bisa menjadi harapan agar kehidupan manusia bisa berubah ke arah yang lebih baik. 1. Disebabkan oleh Limbah Organik dan Anorganik. Penyebab dari pencemaran tanah yang pertama disebabkan oleh limbah organik dan juga limbah anorganik.
Selainlimbah padat, limbah cair berbahan kimia industri misalnya air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah dengan tidak memenuhi syarat. Hal ini akan mengakibatkan penurunan kualitas tanah.Parameter yang digunakan untuk mengetahui adanya polusi tanah yaitu dengan pengukuran secara fisik
Berikutini merupakan penyebab pencemaran lingkungan, kecuali? banyaknya kendaraan bermotor penghijauan di daerah perkotaan memberantas hama dengan pestisida banyaknya pabrik di tempat pemukiman penduduk Semua jawaban benar Jawaban: B. penghijauan di daerah perkotaan
Industrimerupakan penyebab polusi air. Seiring zaman berlalu, manusia sudah makin mudah dalam memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut tentu tak lepas dari perkembangan teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia. Akan tetapi perkembangan teknologi dapat mengakibatkan dampak buruk bagi mereka sendiri.
A Membuang limbah ke sungai B. Menggunakan air secara berlebihan C. Menghemat penggunaan air dalam pemenuhan kebutuhan D. Membuat sumur bor untuk mendapatkan air yang banyak E. Menyuling air laut untuk mendapatkan air tawar 7. Berikut ini merupakan pemanfaatan SDA yang sesuai dengan pembangunan berkelanjutan, kecuali..
Disaat pelemahan rupiah seperti sekarang ini, arus keluar dollar lewat impor barang dan jasa harus ditekan karena dapat memperlemah rupiah terhadap dollar. Ucapan (janji) kampanye Prabowo Subianto pada Minggu (4/11) untuk mengelola Indonesia menjadi "swasembada pangan, energi, dan air" menjadi ramai dibicarakan.
5W2FfV. Pencemaran lingkungan bukanlah sebuah fenomena baru yang saat ini kita jumpai, sejak dulu pencemaran lingkungan sudah menjadi salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh manusia. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh kita akan menghasilkan sisa-sisa atau sampah yang seringkali menjadi penyebab berbagai bentuk polusi. Pengertian Pencemaran Lingkungan Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pencemaran lingkungan adalah dimasukkannya zat energi atau komponen yang merusak lingkungan, ataupun berubahnya terhadap segala bentuk tatanan lingkungan yang berasal hasil dari kegiatan manusia maupun proses alam sehingga dapat mengancam kualitas lingkungan. Pencemaran lingkungan dapat juga diartikan sebagai perubahan faktor abiotik akibat kegiatan yang melebihi ambang batas toleransi ekosistem biotik. Secara umum, terdapat dua bentuk penyebab pencemaran lingkungan yaitu Degradable, yaitu penyebab pencemaran yang dapat diuraikan kembali atau dapat diturunkan sifat bahayanya ke tingkat yang dapat diterima oleh proses alam. Contohnya Kotoran manusia, hewan dan sisa tumbuhan yang yaitu polutan yang tidak dapat diuraikan secara alami karena bentuk unsurnya yang terlalu kompleks. Contohnya Limbah berbahaya dan beracun B3, merkuri, timah hitam, arsenik, dan lain-lain. Fenomena pencemaran lingkungan disebabkan oleh beragam faktor secara alami atau pengaruh lain. Namun, faktor terbesarnya adalah peningkatan aktivitas manusia. Pencemaran lingkungan dapat dibagi menjadi 5 jenis pencemaran yang sering kita alami diantaranya yaitu 1. Pencemaran Udara Fenomena pencemaran udara terjadi ketika zat polutan dan penyebab pencemaran berupa gas bercampur dengan udara yang kita hirup. Jenis pencemaran lingkungan ini paling mudah ditemukan karena sifat gas-gas yang gampang menyebar. Pencemaran udara dapat disebabkan oleh gas dan partikel yang berasal dari asap kendaraan bermotor, limbah asap pabrik dari perindustrian, dan juga asap dari pembakaran limbah rumah tangga. Contoh gas dan polutan yang dapat menjadi sumber pencemaran udara adalah Karbon monoksida CO, yang dihasilkan dari pembakaran bahan buangan mobil dan mesin, yang bila jumlahnya melebihi batas dapat mengganggu dioksida CO2, yang dihasilkan dari pernapasan makhluk hidup, proses pembusukan dari bahan organik, dan pelapukan batuan. Apabila jumlah gas karbon dioksida di atmosfer mengalami peningkatan, dapat meningkatkan suhu bumi yang menyebabkan perubahan dioksida, yang dihasilkan dari pabrik dengan bahan bakar belerang dan pembakaran fosil, dan jika bereaksi dengan air hujan akan menimbulkan hujan karbon CFC, yang digunakan sebagai bahan pendingin pada AC dan kulkas, zat CFC digunakan pada alat penyemprot rambut dan nyamuk. CFC berbahaya karena dapat merusak lapisan ozon atmosfer. 2. Pencemaran Air Pencemaran air disebabkan oleh sisa pembuangan limbah pabrik perindustrian, sisa penggunan obat serangga dan hama pada kegiatan pertanian, sisa deterjen dari kegiatan rumah tangga. Jumlah zat yang terkandung dalam limbah-limbah tersebut jika sudah semakin banyak. Selain mencemari air, juga dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya. 3. Pencemaran Tanah Pencemaran pada tanah disebabkan oleh beberapa hal, yaitu limbah plastik, kaleng, kaca, karet, dan barang-barang lain yang sulit terurai di tanah. Selain itu, zat kimia seperti mangan Mn, besi Fe, aluminium Al, dan timbal Pb yang terkandung dalam sisa buangan pertanian pada pestisida dan pupuk anorganik juga dapat mencemari tanah, seperti mengurangi tingkat kesuburan tanah. 4. Pencemaran Suara Pencemaran atau polusi suara dapat disebabkan oleh kebisingan yang ditimbulkan dari suara kendaraan bermotor, pesawat dan mesin pabrik yang mengganggu pendengaran masyarakat sekita pabrik atau suatu tempat usaha. Kondisi ini dapat dihitung berdasarkan lamanya kontak ketika suara-suara tersebut terdengar. Apabila tingkat suara yang ditimbulkan tinggi dan terus menerus didengar maka dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada manusia. 5. Pencemaran Cahaya Pencemaran cahaya merupakan bentuk polusi yang terjadi akibat sumber cahaya yang berlebihan di suatu kawasan. Akibatnya, intensitas cahaya meningkat secara signifikan dan dapat mengganggu aktivitas manusia, hewan, tumbuhan dan makhluk hidup lain. Jenis pencemaran lingkungan ini sering terjadi di kota-kota besar. Penyebab Pencemaran Lingkungan Penyebab pencemaran lingkungan terbagi menjadi 5 sesuai dengan jenisnya. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan berdasarkan jenisnya yaitu sebagai berikut A. Penyebab Polusi Udara Penyebab utama dari polusi udara adalah aktivitas pembakaran bahan bakar fosil untuk keperluan transportasi dan listrik. Keduanya menghasilkan polutan primer dan sekunder. Berikut ini merupakan beberapa penyebab pencemaran lingkungan di udara yaitu 1. Pembakaran Bahan Bakar Pembakaran bahan bakar sudah menjadi kebutuhan yang utama dalam kehidupan kita sehari-hari. Pembakaran digunakan dalam aktivitas memasak, keperluan kendaraan, pembangkit mesin, dan kegiatan industri lainnya. 2. Cerobong Asap Penyebab terjadinya polusi udara juga berasal dari cerobong asap pabrik yang menghasilkan asap sisa hasil kegiatan produksi. Kegiatan ini melepaskan sulfur dioksida ke udara sehingga membuat udara sekitar menjadi beracun dan berbahaya jika terhirup oleh manusia. 3. Kegiatan Industri Pertanian Penggunaan pupuk untuk keperluan pertanian menjadi peyumbang utama dari polusi udara dalam bentuk partikulat halus. Amonia merupakan zat pencemar udara yang utama berasal dari kegiatan pertanian dan peternakan. B. Penyebab Polusi Air Selain polusi udara, pencemaran lingkungan di air termasuk fenomena polusi yang paling umum ditemukan. Sebab, air mempunyai sifat yang dapat melarutkan berbagai macam zat. Beberapa penyebab polusi air yang sering ditemukan yaitu 1. Limbah Industri Pencemaran air dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu yang paling sering kita temui adalah pembuangan limbah cair industri pabrik langsung ke sungai tanpa melalui pengelolaan di IPAL atau Instalasi Pengelolaan Air Limbah. Semakin sering kondisi tersebut terjadi, maka dapat mencemari ekosistem air dan jika terkonsumsi oleh manusia akan berdampak jangka panjang. 2. Polusi Air Tanah Salah satu penyebab pencemaran air yaitu berasal dari pencemaran air tanah melalui insektisida dan pestisida seperti DDT disemprotkan pada tanaman pertanian. Meskipun terbilang wajar bagi kita, aktivitas ini dapat mencemari sistem air tanah. Karena pestisida dan insektisida yang terus dipakai akan terserap ke dalam air tanah dan larut bersamanya. 3. Tumpahan Minyak di Laut Tumpahan minyak di lautan menyebabkan kerusakan ekosistem bawah laut yang tidak bisa diperbaiki. Hal ini dapat terjadi karena sebuah kecelakaan kapal besar, kapal tanker minyak, atau bocornya pipa minyak. 4. Eutrofikasi Eutrofikasi atau pencemaran lingkungan yang terjadi akibat aktivitas sehari-hari seperti mencuci pakaian dengan deterjen, mencuci peralatan di dekat badan air seperti danau atau sungai. Detergen yang masuk ke air dapat menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam air. Sehingga mengurangi kadar oksigen di air untuk keberlangsungan ekosistem bawah air. Apabila zat-zat tersebut terbawa ke muara sungai dan berakhir di hutan mangrove maka akan mengancam keberlangsungan karbon biru di pesisir. C. Penyebab Polusi Tanah Pencemaran lingkungan terhadap tanah dapat terjadi akibat masuknya bahan kimia yang tidak diinginkan ke dalam tanah akibat aktivitas manusia. Salah satu bentuk zat kimia tersebut adalah insektisida dan pestisida yang menyerap senyawa nitrogen dari tanah. Akibatnya tanah tersebut menjadi kekurangan unsur hara untuk nutrisi tanaman. Faktor lain penyebab terjadinya pencemaran tanah adalah pelepasan limbah industri, pertambangan, penggundulan hutan yang mengeksploitasi tanah. D. Penyebab Polusi Suara Kebisingan yang dapat kita rasakan di lingkungan merupakan salah satu bentuk pencemaran udara. Sumber penghasil kebisingan dapat berasal dari rumah tangga, kegiatan komersial, industri dan juga transportasi. Pencemaran suara dapat mengganggu hingga mengakibatkan masalah psikologis berupa stress, hipertensi, gangguan pendengaran, dan lainnya. E. Penyebab Polusi Cahaya Penyebab polusi cahaya adalah pemakaian lampu, laser dan sumber penerangan lain yang berlebihan. Meskpun terlihat sepele, tetapi pencemaran lingkungan berupa cahaya yang berlebihan mempunyai pengaruh besar bagi kita. Gangguan tidur, perubahan pola aktivitas dan kerusakan indera penglihatan merupakan beberapa efek samping polusi cahaya. Selain itu, aktivitas astronomi seperti mengamati bintang dengan teleskop menjadi sulit dilakukan karena pencahayaan sekitar yang berlebihan. Namun, makhluk hidup yang paling terpengaruh dampak buruk polusi cahaya adalah hewan dan tumbuhan. Serangga akan kesulitan untuk hidup di daerah yang terlalu terang. Burung hantu dan kelelawar terganggu dengan pola hidupnya. Serta tumbuhan dapat terpengaruh sinar UV dari lampu dan laser sehingga melakukan fotosintesis di malam hari. Dampak Pencemaran Lingkungan dan Polusi Dampak-dampak yang timbul dari pencemaran lingkungan diantaranya adalah sebagai berikut Degradasi lingkungan, peningkatan jumlah karbon dioksida di atmosfer menyebabkan kabut asap yang dapat membatasi sinar matahari mencapai bumi. Sehingga menghambat proses fotosintesis. Selain itu adanya gas sulfur dioksida dan nitrogen oksida dari asap dapat memicu terjadinya hujan global global warming, yaitu suhu bumi mengalami peningkatan menjadi lebih panas sehingga es-es di kutub utara mulai zat-zat berbahaya dalam bahan pangan yang berasal dari laut yang disebabkan oleh limbah-limbah yang terbuang di laut, sehingga dapat berdampak juga terhadap kesehatan manusia yang mengkonsumsi bahan pangan tersebut. Kondisi ini juga mencemari dan merusak keseimbangan ekosistem udara dapat berdampak buruk bagi kesehatan karena mempengaruhi jam tidur atau waktu istirahat secara keseluruhan. Pencemaran lingkungan dapat pula berdampak buruk bagi perkembangan anak-anak dan menciptakan ketidakseimbangan dalam tekanan darah dan detak jantung pencemaran sudah semakin meningkat dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang parah bahkan dapat menyebabkan kematian bagi manusia. Cara Menangani Pencemaran Lingkungan Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi pencemaran lingkungan adalah sebagai berikut Membuat dan memberlakukan peraturan atau adanya regulasi lingkungan. Hal ini dapat dilakukan oleh pemerintah sebagai lembaga yang berwenang dalam membuat peraturan. Dengan adanya peraturan tentang pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sampah dan limbah yang tepat, diharapkan dapat mencegah dan mengurangi pencemaran teknologi yang dapat membantu pengelolaan sampah dan sosialisasi kepada perusahaan industri dan masyarakat luas tentang pencemaran lingkungan, pengelolaan lingkungan dan pengelolaan sampah dan limbah yang tepat. FAQ Apa itu Pencemaran Lingkungan? Pencemaran lingkungan adalah fenomena bercampurnya zat pencemar dan polutan yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dan ekosistem karena faktor alami atau perbuatan manusia. Apa Saja Jenis Pencemaran Lingkungan? Jenis pencemaran lingkungan secara umum terbagi menjadi 5 macam yaitu 1 pencemaran udara, 2 pencemaran air, 3 pencemaran tanah, 4 pencemaran suara dan 5 pencemaran cahaya. Kita telah mengulas berbagai jenis polusi di artikel ini. Referensi dan rujukan yang digunakan pada artikel ini. Penulis Rifdah Qotrunnada Editor M. Nana Siktiyana
Yogendra Singh/pexels Polusi air adalah masuknya zat asing seperti bahan kimia ke dalam air. - Polusi air, dalam bahasa Inggris disebut water pollution, adalah masuknya zat asing seperti bahan kimia ke dalam air. Menurut data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, ada 783 juta orang yang tidak memiliki akses air bersih karena adanya pencemaran air. Pencemaran air dapat terjadi pada sungai, danau, bahkan laut akibat dari limbah industri, limbah rumah tanggal, dan detergen. Pada pelajaran IPA kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka Belajar, kamu harus menyebutkan penyebab dan dampak polusi air bagi makhluk hidup. Yuk, cari kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini! Penyebab Polusi Air Berikut ini beberapa poin penyebab terjadinya polusi air di lingkungan sekitar. 1. Membuang sampah yang sulit terurai di laut, sungai, danau, dan sejenisnya secara sembarangan. 2. Membuang limbah cair dari pabrik atau tempat produksi secara sembarangan. 3. Membuang minyak mentah di sekitar pantai, sehingga minyak akan terbawa arus ombak menuju laut. 4. Membuang limbah dari penambangan batu bara di sekitar pantai. Baca Juga Penyebab dan Dampak Polusi Udara yang Membahayakan Makhluk Hidup Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
- Suatu zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran polusi air, tanah, dan udara disebut dengan polutan. Suatu zat dapat dikatakan masuk ke dalam kelompok polutan jika posisi keberadaanya mengakibatkan kerugian terutama terhadap makhluk dan alam. Dikutip dari laman Rumah Belajar, zat polutan dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air, tanah, dan udara lantaran jumlah zat yang melebihi ukuran normal. Selain itu, zat polutan tersebut berada dalam keadaan waktu dan tempat yang tidak sesuai. Umumnya, pencemaran atau polusi disebabkan karena adanya kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu kegiatan manusia yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran adalah sektor industri. Selain menghasilkan barang-barang yang dibutuhkan untuk kehidupan manusia, kegiatan pada sektor industri juga menyisahkan zat sisa atau limbah buangan. Limba merupakan zat yang tersusun dari berbagai bahan berbahaya untuk keberlangsungan hidup manusia, hewan, dan makhluk hidup lainnya. Beberapa Jenis Pencemaran oleh Polutan Pencemaran karena zat polutan dibedakan ke dalam beberapa jenis dan macamnya yang berdasar kepada tempat terjadinya polusi, yaitu pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara. 1. Pencemaran Air Air yang tercemar oleh zat polutan akan menyebabkan terjadinya kerusakan dan matinya ekosistem air yang tersusun dari makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan air. Hal tersebut dapat diidentifikasi dengan mudah melalui pengamatan tentang fenomena berkurangnya beberapa binatang air pada habitatnya. Dikutip dari modul Ilmu Pengetahuan Alam Pencemaran Lingkungan oleh Lina Herlina dan Rangga Bhakty Iskandar 20207, pencemaran air dapat terjadi di beberapa sumber air seperti mata air, sungai, rawa, danau, dan laut. Sedangkan, beberapa polutan-polutan yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air yaitu limbah industri, limbah rumah tangga, dan limbah pertanian. Beberapa usaha yang dapat dilakukan oleh manusia sebagai tindakan pencegahan pencemaran air sebagai berikut Tidak menggunakan penggunaan deterjen yang berlebihan Mengurangi penggunaan pupuk pabrik dan mulai beralih menggunakan pupuk organik secara massif Menghindari penggunaan racun dan bahan peledak dalam menangkap ikan Menjaga kebocoran instansi pengeboran minyak dan kapal tanker di daerah pantai 2. Pencemaran Udara Pencemaran udara terjadi karena adanya campuran polutan yang disebabkan oleh tindakan manusia dan berdampak kepada ekosistem alam. Pencemaran udara merupakan terjadinya proses penurunan kualitas udara yang karena masuknya unsur-unsur berbahaya seperti Karbon Monoksida CO, Nitrogen Dioksida NO2, Sulfur Dioksida SO2 dan unsur lainnya. Dikutip dari laman Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Buleleng Disperkimta, pencemaran udara oleh polutan disebabkan dua faktor, yaitu faktor alam dan faktor manusia. Faktor alam terjadi karena adanya aktifitas gunung berapi yang menghasilkan abu dan gas vulkanik. Selain itu, adanya kebakaran hutan juga merupakan latar dihasilkannya asap, debu dan gas yang mengotori udara. Sementara, faktor manusia dalam pencemaran udara dapat terjadi dengan adanya aktifitas pembakaran sampah, kendaraan bermotor, sektor industri dan kegiatan lainnya yang akan menghasilkan debu, uap, grit, CO, dan NO. 3. Pencemaran Tanah Pencemaran tanah oleh polutan terjadi sebagai akibat dari adanya limbah rumah tangga, kegiatan pertanian, dan pertambangan. Hal tersebut dapat terjadi lantaran mikroorganisme dalam tanah tidak dapat mengolah senyawa anargonik terutama limbah. Dampak dari pencemaran tanah dapat menyebabkan beberapa hal seperti timbulnya penyakit yang berimbas pada kesehatan manusia. Selain itu, polusi menyebabkan tanah menjadi layu, kurang subur, dan mati. Beberapa upaya dan pencegahan yang dapat dilakukan untuk melindungi tanah dari pencemaran, yaitu penambahan nutrien, melakukan penyiraman tanah supaya lembab, melakukan aerasi tanah, monitoring lingkungan, dan juga Polusi Udara Penyebab, Dampak, dan Bagaimana Penanganannya? Jejak Karbon Indonesia Naik 140%, Memperparah Krisis Iklim & Polusi - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Yulaika Ramadhani
- Polusi udara adalah kondisi dimana udara mengandung banyak polutan. Menurut Natural Resources Defense Council NRDC, 9 dari 10 manusia menghirup udara yang mengandung polutan melebihi batas aman untuk kesehatan manusia berdasarkan pedoman World Health Organization WHO. Penyebab polusi udara adalah sebagai berikut1. Pembakaran bahan bakar fosil Penyebab utama polusi udara adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti minyak bumi dan batu bara. Pembakaran bahan bakar ini biasanya digunakan untuk menghasilkan energi untuk pembangkit listrik atau transportasi. Pembakaran bahan bakar ini menyisakan emisi karbon monoksida yang sangat tinggi dan gas tersebut dilepaskan ke udara dan menyebabkan pencemaran udara. 2. Kegiatan industri Kegiatan industri juga bisa melepaskan berbagai jenis polutan ke udara, seperti nitrogen oksida, sulfur dioksida, dan karbon monoksida. Pelepasan gas ini ke udara bisa menyebabkan iritasi pada mata dan saluran pernapasan, bahkan memicu berbagai jenis penyakit kronis. 3. Ventilasi ruangan yang tidak memadai Ventilasi untuk sirkulasi udara yang tidak memadai di dalam rumah bisa menyebabkan polusi di dalam rumah dan berbahaya untuk kesehatan. Hal ini bisa terjadi akibat merokok di dalam ruangan atau menggunakan bahan kimia berbahaya. Selain itu, kurangnya sirkulasi udara juga bisa menyebabkan kelembapan udara meningkat dan membuat udara di dalam ruangan tidak sehat. 4. Kebakaran hutan Kebakaran hutan baik yang disengaja maupun terjadi secara alami akan menimbulkan asap pekat. Asap ini berbahaya jika terhirup oleh Kegiatan rumah tangga Aktivitas rumah tangga seperti menggunakan AC atau memasak menggunakan kayu bakar bisa menghasilkan sisa gas yang menjadi polutan udara. Beberapa produk pembersih rumah tangga juga berbahaya untuk lingkungan dan sistem pernapasan. 7. Sampah Sampah yang menumpuk akan memicu pertumbuhan bakteri. Hasilnya, sampah akan berbau dan mengeluarkan gas berbahaya, seperti metana dan karbon monoksida. Bahkan, kebiasaan membakar sampah juga ternyata bukan solusi untuk mengolah sampah. Sampah justru akan menimbulkan polusi udara. Baca juga 3 Penyebab Polusi Air 8. Kegiatan pertanian Kegiatan pertanian atau agrikultur menggunakan pestisida dan pupuk semprot membuat sebagian zat tersebut bercampur dengan udara. 9. Kegiatan tambang Dalam proses mengambil bahan tambang berupa mineral dari dalam Bumi, diperlukan alat-alat besar yang bisa menghasilkan debu yang bisa berbahaya untuk kesehatan pernapasan para pekerja tambang. 10. Penebangan liar Penebangan liar membuat pohon yang seharusnya bisa memproduksi oksigen serta menyerap karbon menjadi berkurang. Sisa penebangan berupa ranting dan daun kering juga memicu terjadinya kebakaran hutan sehingga hutan bukan lagi menjadi tempat yang aman dari polusi udara. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Polusi air adalah pencemaran yang mengubah dan merusak kualitas air pada suatu lingkungan biasanya bersifat merugikan baik disebabkan oleh aktifitas manusia ataupun secara alami. Pencemaran air pada saat ini merupakan masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di dunia. Banyak kesulitan yang dialami untuk menanggulangi masalah pencemaran air, dari kurangnya ekonomi untuk biaya perawatan area perairan hingga masalah kedisipilinan dari faktor campur tangan manusia. Sebuah puisi mengatakan “Banyak manusia yang mampu hidup tanpa cinta seorang kekasih, tetapi banyak manusia dan mahluk hidup lainnya mati karena tidak tercukupinya kebutuhan air bersih“. Air menghalahkan pentingnya cinta dari seorang kekasih, namun masih banyak sekali manusia yang tidak peduli pada air dengan terus melakukan kegiatan mencemari air seperti membuang sampah dan limbah sembarangan. Sekitar 80% air limbah di bumi ini sebagian besar tidak diolah dan langsung dibuang begitu saja, sehingga akan mencemari lingkungan baik tanah maupun perairan yaitu sungai, danau, dan lautan. Daftar Isi Artikel Makalah Polusi Air Lengkap Pengertian Polusi Air – Apa Itu Polusi Air ? – Apa Faktor Penyebab Pencemaran Air? Kategori Pencemaran Air Air Tanah – Sumber Penyebab – Efek Akibat Dampak Permukaan Air 1. Air Danau – Sumber Penyebab – Efek Akibat Dampak 2. Air Sungai – Sumber Penyebab – Efek Akibat Dampak 3. Air Laut – Sumber Penyebab – Efek Akibat Dampak Cara mengatasi Contoh Polusi Air Masalah pencemaran air yang semakin meluas dan memburuk ini akan membahayakan kesehatan manusia dan mahluk hidup lainnya. Air yang tercemari oleh limbah membunuh lebih banyak orang setiap tahun daripada dampak perang dan korban jiwa yang disebabkan kriminalitas lainnya. Sementara itu, sumber air minum terbatas diketahui 97% air di bumi merupakan air asin di lautan, kurang dari 1% merupakan air tawar yang sebenarnya dapat digunakan oleh kita tetapi 2% lainnya membeku dalam bentuk ES dikutub. Tanpa adanya pengetahuan mengenai pengolahan air bersih layak konsumsi maka kemungkinan akan bisa berdampak buruk pada tahun 2050 mendatang, ketika permintaan global untuk air tawar diharapkan menjadi sepertiga lebih besar daripada sekarang sementara belum ada kesadaran dan kedisiplinan untuk menjaga lingkungan alam sekitar. Sementara kita bisa menikmati dengan meminum air bersih layak konsumsi, mari pikirkan daerah-daerah lainnya yang hanya bisa mendapatkan air minum yang sudah terkontaminasi dengan materi berbahaya lainnya. Tetapi, kita tidak bisa berputus asa dengan semua itu, hal ini dapat ditanggulangi dengan tindakan, pemahaman dan pengetahuan kita mengenai pengertian pencemaran air, akibat efek dampak, sumber penyebab, dan cara mencegah mengatasi serta menanggulanginya. Apa itu Polusi Air? Polusi Air merupakan Pencemaran air yang terjadi ketika zat berbahaya berupa bahan kimia atau mikroorganisme — mencemari sungai, danau, samudra, akuifer dan lingkungan air lainnya, yang berdampak menurunkan kualitas air dan membuatnya beracun bagi manusia atau mahluk hidup lainnya. Apa Faktor Penyebab Pencemaran Air? Air sangat mudah tercemar karena air dikenal sebagai “pelarut universal” air mampu melarutkan lebih banyak zat daripada cairan lainnya di bumi, itulah alasan yang membuat Air secara unik rentan terhadap polusi. Zat beracun dari bahan sisa industri, rumah tangga, peternakan, kota, dan pabrik dengan mudah larut dan bercampur dengan air sehingga menyebabkan polusi air. Kategori Pencemaran Air 1. Air Tanah Hampir seluruh manusia yang berada di bumi ini mengandalkan Air Tanah sebagai Sumber Daya Air utama yang banyak digunakan untuk berbagai hal seperti konsumsi, industri, pertanian, peternakan, rumah tangga dan lain sebagainya. Di Amerika Serikat, hampir 40% penduduk disana mengandalkan Air Tanah untuk diminum. Air Tanah didapatkan dengan cara dipompa hingga sampai ke permukaan. Siklus Air Tanah Air tanah merupakan sumber daya terbarukan, yang berarti Air Tanah secara alami akan terbarui. Tetapi mungkin akan bisa terganggu jika ada benda yang membuat air tidak mampu terserap kedalam tanah dengan sempurna. Siklus air tanah sendiri merupakan proses air yang terserap kedalam tanah melalui pori tanah dan batuan secara alami. Kondisi resapan tanah yang masih baik apabila wilayah sekitar terdapat lokasi hijau atau belum tertutup aspal dan sebagainya seperti di kota kota besar, maka air akan mudah tersesap. Air hujan yang terserap kedalam tanah sangat berperan penting dalam terbarukannya Air Tanah. Ketika hujan turun dan meresap jauh ke dalam bumi, mengisi celah-celah dan ruang-ruang berpori dari sebuah akuifer Air yang terdapat di Lapisan bawah tanah, maka akan terserap dan menjadi air tanah yang merupakan salah satu sumber daya alam kita yang nampak tidak terlihat tetapi paling penting. Sumber Penyebab Pencemaran Air Tanah Air tanah menjadi tercemar ketika kontaminan — dari pestisida dan pupuk sampai limbah dari landfill masuk ke dalam akuifer, yang akan berpotensi membuat air tidak aman untuk digunakan manusia. Kotoran dari pembuangan air yang terdapat dalam septic tank terserap kedalam tanah merupakan salah satu penyebab bakteri E Coli mencemari air. Kondisi lahan basah tercemari oleh limbah dan bahan berbahaya lainnya di permukaan air mempengaruhi kualitas air yang terserap ke dalam air tanah. Akibat Dampak Pencemaran Air Tanah Kualitas air yang buruk berpotensi menyebabkan berbagai sumber penyakit yang buruk bagi kesehatan manusia Menghilangkan air tanah dari kontaminan bisa menjadi sangat sulit, dan juga memerlukan biaya yang cukup mahal. Setelah tercemar, akuifer mungkin tidak dapat digunakan selama beberapa dekade, atau bahkan ribuan tahun. Air tanah juga dapat menyebarkan kontaminasi jauh lebih berbahaya dari sumber pencemaran asli karena mampu merembes ke sungai, danau, dan lautan. 2. Permukaan Air Mencakup sekitar 2/3 atau 70% dari permukaan bumi, permukaan air adalah kumpulan air baik yang mengisi lautan, danau, mata air, sungai dan lahan basah lainnya. Beberapa daerah di Indonesia, masih banyak masyarakat yang memanfaatkan air sungai yang digunakan untuk keperluan rumah tangga seperti mencuci, mandi bahkan ada juga yang menggunakanya untuk diminum. Bendungan Hulu Sungai Citarum a. Polusi Danau Terdapat 117 juta danau di Planet Bumi, yang mencakup 3,7% dari permukaan Benua tidak termasuk Greenland, Antartika dan Laut Kaspia. Sekitar 90 juta danau ini berukuran kurang dari dua lapangan sepak bola. Air yang berada di Danau merupakan dari beberapa sumber yaitu sungai kecil dan sungai besar membawa air ke danau. Air yang dibawa sungai biasanya berasal dari hujan lebat dan salju dan es yang mencair. Beberapa air di permukaan danau mengalami siklus air yaitu menguap, air di dasar danau terserap ke dalam tanah, sebagian mengalir ke sungai yang lebih rendah dan sebagian lain digunakan oleh beberapa mahluk hidup. Sumber Penyebab Pencemaran Air Danau Danau juga rentan terhadap dengan polusi air, beberapa polusi air yang sering menjadi penyebab pencemaran air di danau adalah Nutrisi bermasalah pada 50% gangguan perairan. Polusi nutrisi terjadi ketika nitrogen dan fosfor berlebih masuk ke danau. Polusi nitrogen dan fosfor berasal dari sistem pengolahan limbah yang tidak efisien dan dari beberapa praktik pertanian. Pertanian mempengaruhi 41% gangguan perairan. Banyak praktik pertanian berkontribusi terhadap pencemaran air danau, termasuk erosi tanah, pupuk kandang dan manajemen pupuk sintetis, dan penggunaan pestisida, Logam 42% dari gangguan perairan. Dua penyebab utama di sini adalah merkuri dan timah. Merkuri terakumulasi di danau sebagian besar dari deposisi atmosfer, di atmosfir merkuri berasal dari kegiatan geologis seperti aktivitas gunung berapi, anthropogenic seperti dari polusi yang berasal dari pembangkit listrik tenaga batu bara. Pencemaran timbal sering merupakan hasil dari penangkapan ikan yang terakumulasi seperti sinkers penenggelam dan kepala jig, dan dari sisa peluru senapan yang dihasilkan oleh tembakan timbal. Sedimen 21% dari gangguan perairan. Partikel halus seperti lumpur dan lempung dapat terjadi secara alami di lingkungan tetapi ketika lumpur dan lempung memasuki danau dalam jumlah besar, hal tersebut dapat menjadi masalah polusi yang serius. Sedimen berasal dari banyak cara tanah dapat terkikis di daratan dan terbawa ke dalam sungai kemudian sampai ke danau erosi dapat berasal dari pembangunan jalan, penggundulan hutan, atau kegiatan pertanian. Total Dissolved Solids TDS; 19% dari gangguan perairan. Pengukuran TDS dapat diartikan sebagai seberapa asin air, umumnya karena konsentrasi tinggi kalsium terlarut, fosfat, natrium, klorida, atau kalium. Modifikasi hidrologi 18% dari gangguan perairan. Ini termasuk keberadaan bendungan dan struktur pengaturan aliran lainnya dan kegiatan pengerukan. Bendungan memiliki efek luas pada karakteristik fisik dan kimia air di danau, dan pada ekosistem akuatik. Akibat dan Dampak Pencemaran Air Danau Ledakan Alga yang merupakan hasil dari polusi Nutrisi, memungkinkan mereka untuk tumbuh dengan cepat hingga merugikan ekosistem akuatik. Materi dan Zat berbahaya yang mencemari air danau dapat meracuni hewan yang berada di danau. Ikan ikan yang berda di perairan Danau yang tercemari berbahaya untuk dikonsumsi oleh manusia. Mempengaruhi dan mencemari sungai dimana air Danau akan mengalir ke sungai bahkan bisa sampai ke laut. b. Polusi Sungai Saat hujan turun, sebagian air meresap ke tanah dan sebagian mengumpul, membentuk aliran dan sungai yang akhirnya mengalir ke laut. Siklus air menjelaskan bahwa air yang jatuh sebagai hujan terus terbarukan karena air dapat berubah dari cairan menjadi gas evaporasi dan kembali ke cairan lagi kondensasi. Beberapa air dari sungai, danau, dan lautan terubah menjadi uap air oleh panas matahari dan oleh angin. Uap ini naik ke udara kemudian di sana membentuk menjadi Awan yang merupakan kristal es/sekumpulan titik air yang berada di dalam atmosfer bumi. Sungai juga menjadi bagian yang sangat penting dari siklus air, yaitu membawa air hujan kembali ke laut. Air di sungai dapat berjalan hingga ratusan mil. Sungai terpanjang di dunia adalah Sungai Nil di Afrika, Panjangnya Sungai terpanjang di Inggris adalah Sungai Severn, yang panjangnya 354km. Tentu saja, tidak semua air yang mengalir di sungai dikembalikan ke laut dengan segera. Sebagian air digunakan oleh manusia baik di rumah, sekolah, toko, kantor, pabrik, dll. Ketika kita menggunakan air mengembalikannya ke sungai melalui sistem pengolahan limbah, secara tidak langsung mengubah dari siklus air alami ke siklus air dengan campur tangan manusia. Sumber Penyebab Pencemaran Air Sungai Sungai di Indonesia saat ini kebanyakan sudah dialih fungsikan. Bisa di lihat bagaimana saluran air seperti sungai di Indonesia malah digunakan untuk saluran pembuangan air selokan. Sungai menjadi saluran pembuangan limbah industri oleh pihak tidak bertanggungjawab pada kebersihan lingkungan. Banyak masyarakat yang belum sadar dengan membuang sampah rumah tangga di sungai. Selain polusi air yang merupakan hasil dari campur tangan manusia ada juga polusi air yang terjadi secara alami sebagai contoh fenomena alam seperti kurangnya populasi ikan, akibat gunung berapi, hingga ledakan populasi alga. Akibat Dampak Pencemaran Air Sungai Permukaan air yang tercemari akan banyak merugikan kelangsungan mahluk hidup sekitar, Ekosistem Sungai yang tercemari akan rusak, banyak ikan yang akan mati. Populasi hewan disekitar Sungai yang tercemari berkurang karena hewan darat akan teracuni jika meminum dari air yang telah tercemar dengan materi berbahaya. Jika pencemaran terjadi di Danau maka juga akan berdampak dari Sunggai hinga ke laut. Terjadi banjir jika pencemaran berupa sampah yang dapat menyumbat aliran air Sungai. Perlu biaya dan usaha ekstra untuk membersihkan Sungai dari zat yang berbahaya. Air Sungai, danau dan lahan basah lainnya yang tercemari tidak hanya akan membahayakan kualitas air di permukaan saja, tetapi juga bisa berdampak buruk pada kualitas air tanah di wilayah sekitar resapan air yang tercemari tersebut. c. Polusi Air laut Diketahui mencakup lebih dari 70% dari planet Bumi, lautan adalah salah satu sumber daya alam yang sangat berharga bagi kelangsungan kehidupan. Lautan berperan dalam mengatur iklim global, membersihkan udara, membantu menjadi sumber untuk mendapatkan berbagai jenis makan banyak mahluk hidup, dan berperan memberi penghidupan bagi jutaan orang. Lautan juga merupakan rumah bagi sebagian besar kehidupan di bumi, dari ganggang mikroskopis hingga paus biru, hewan terbesar di planet ini. Namun aktifitas dan kegiatan manusia membombardir lautan dengan polusi. Sesuai dengan sifatnya — dengan semua aliran lahan basah yang mengalir ke sungai, semua sungai yang menuju ke laut — lautan adalah titik akhir aliran air menuju. Begitu banyak polusi yang dihasilkan di daratan, betapapun jauhnya dari pantai kita. Dari emisi karbon yang berbahaya hingga sampah plastik yang tidak diolah dan bocornya pengolahan minyak akan bercampur padu menimbulkan polusi air laut, jenis-jenis polusi laut yang dihasilkan manusia sangat luas. Akibatnya, akan menjadi komplikasi dan jika berlangsung terus menerus tanpa ada solusi maka akan berdampak sangat buruk bagi generasi selanjutnya. Berikut adalah beberapa fakta polusi lautan yang harus diketahui semua orang di planet biru ini. Sumber Penyebab Pencemaran Air Laut 80% pencemaran laut juga disebut polusi laut berasal dari daratan – baik di sepanjang pantai atau jauh di daratan. Kontaminan seperti bahan kimia, nutrisi, dan logam berat dibawa dari peternakan, pabrik, dan kota terbawa oleh sungai dan sungai ke teluk hingga ke muara; dari sana air yang tercemar melakukan perjalanan sampai ke laut. Sampah plastik dapat tertiup angin dan badai atau hanyut melalui selokan saat hujan lebat. Laut juga terkadang tercemari oleh tumpahan minyak, kebocoran besar ataupun kecil. Laut secara konsisten menyerap polusi karbon dari udara, Lautan menyerap sebanyak seperempat emisi karbon buatan manusia. Ketidak pedulian manusia dengan membuang sampah dan limbah ke laut. Akibat Dampak Pencemaran Air Laut Efek Limbah Beracun dan Tak Beracun – Tumpahan minyak terus mengambang di permukaan air. Lapisan tebal di atas permukaan air ini mencegah sinar matahari mencapai flora dan fauna di dasar laut. Hal ini menggangu proses fotosintesis tumbuhan didalam laut. Beberapa efek pada fauna laut yang tercemari dapat dilihat dalam bentuk iritasi kulit, iritasi mata dan hati memiliki dampak yang memburuk pada kehidupan laut. Kegagalan Sistem Reproduksi hewan Laut – Limbah industri & pertanian memiliki banyak kotoran di dalamnya yang mengandung bahan kimia berbahaya beracun bagi organisme laut. Bahan kimia dari pestisida kimia menumpuk di jaringan lemak hewan dan mengganggu sistem reproduksi. Zat-zat yang menumpuk di tubuh organisme, mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama. Menipiskan Kandungan Oksigen Laut – Polusi Udara yang merupakan penyebab Global Warming secara tidak langsung juga menyebabkan polusi air di laut. Kadar oksigen di lautan telah turun 2% dalam 50 tahun karena perubahan iklim, hal ini mempengaruhi habitat laut dan ikan besar seperti tuna dan hiu Efek pada Rantai Makanan – Ada banyak bahan kimia yang digunakan di ladang pertanian dan juga di industri. Bahan kimia ini sering hanyut dan mengalir ke sungai. Sungai-sungai ini kemudian membawanya ke Samudera secara bergantian. Zat kimia ini tidak dapat larut ke dalam air laut dan tetap tersuspensi. Kemudian Zat ini perlahan-lahan tenggelam ke dasar dasar lautan. Bahan kimia ini kemudian tertelan oleh banyak hewan kecil yang bertahan hidup di lingkungan laut. Kemudian hewan-hewan kecil ini dimakan oleh hewan yang lebih besar dan kemudian secara berangsur-angsur naik ke rantai makanan, bahan-bahan kimia ini terakumulasi bio dan bermanifestasi sebagai masalah serius. Efek pada Kesehatan Manusia – Hewan yang sudah berada di bawah ancaman dan pengaruh rantai makanan yang dipengaruhi zat kimia kemudian sebagian hewan laut seperti ikan dimakan oleh manusia. Racun yang ada di dalam hewan-hewan ini kemudian ditransfer melalui rantai makanan ke manusia juga. Manusia terkontaminasi dengan racun-racun ini ketika zat tersebut terendapkan di jaringan tubuh manusia. Hal ini kemudian menyebabkan kanker, cacat lahir atau bahkan masalah kesehatan jangka panjang. Sampah dan Materi Padat – Sampah sampah manusia yang terbawa hingga ke laut terbukti merusak ekosistem flora fauna di laut. Tidak hanya merusak tempat tinggal hewan di laut tetapi beberapa hewan teracuni dan mati karena pencemaran ini. Polusi Air Laut Mengetahui banyaknya kerugian dan dampak serius yang disebabkan dari efek pencemaran lingkungan yang sangat berbahaya bagi kelangsungan seluruh mahluk hidup di Bumi ini, seharusnya kita ikut berpartisipasi dengan bertindak secara langsung mencegah dan beraksi untuk mengatasi pencemaran Air. Mulailah dari diri sendiri terlebih dulu dengan menyadari betapa pentingnya untuk menjaga kelestarian alam. Masalah serius ini dapat terbantu dengan kesadaran manusia untuk menjaga alam sekitar, dan pengetahuan penyebab polusi air tersebut. 1. Bertanggungjawab dalam penggunaan bahan pertanian dan perkebunan seperti Pupuk, Herbisida, dan Pestisida. Caranya dengan memahami penggunaan yang benar dan meminimalisir pencemaran ke lingkungan. 2. Pengolahan Air Limbah yang Tepat – Limbah yang diolah dan ditangani dengan benar sangat berpengaruh pada tingkat kebersihan air. Banyak industri yang tidak bertanggung jawab dengan membuang limbah yang belum diolah secara langsung ke sungai sehingga meracuni kualitas air tersebut dan dapat merusak eksositem flora fauna perairan yang tercemari. 3. Penyaring Sampah Padat di Perairan – Danau, Sungai dan Laut. Saat ini masyarakat indonesia mulai sadar dengan memberikan penyaringan sampah didekat daratan sehingga mampu menyaring partikel padat yang terbuang ke perairan. Sayanganya hal ini belum diterapkan disemua perairan, hanya di wilayah tempat wisata tertentu saja. Penyaringan sampah di Muara juga sangat efektif untuk mencegah Sampai mencemari Lautan. 4. Kampanye Edukatif sangat diperlukan karenabanyaknya masyarakat yang belum paham mengenai masalah Polusi Air. Pencemaran air tidak hanya dilakukan dengan sengaja oleh manusia, banyak masyarakat yang belum paham dengan masalah ini, sehingga perlu diberikan wawasan pengetahuan pengenai Polusi Air, Sumber Penyebab, dan Contoh Efek Dampak yang diakibatkan oleh pencemaran air yang terjadi. 5. Serius Dalam Menjalankan Undang-undang dan Kebijakan Anti – Polusi. Saat ini berbagai negara di dunia sudah banyak yang menegakan peraturan hukum dalam masalah pencemaran lingkungan. Sayanganya masih banyak pelaku bisnis industri yang mampu lolos dari jeratan hukum sebagai pelaku polusi. Keutamaan pebisnis yang hanya memikirkan keuntungan dan tidak peduli terhadap lingkungan akan menjadi bom waktu bagi kelangsungan kehidupan kedepanya. Perlu ditegakan hukuman yang tegas dan memberikan efek jera bagi pelaku pencemaran lingkungan, terutama yang melakukan dalam skala yang besar. Contoh Kasus Polusi Air di Indonesia Tumpukan Sampah Mengapung di Sungai Citarum Sungai Citarum Sebagaimana sungai lainya dahulu sungai Citarum saat masih bersih terdapat banyak jenis ikan yang sering dimanfaatkan oleh warga sekitar. Diketahui perubahan terjadi muali dari tahun 1980 yang mana banyak industri mulai dibangun dan membuang limbah yang tidak diolah ke sungai tersebut. Hal ini diperparah dengan kurangnya kesadaran manusia yang menganggap sepele bahwa sungai dialihfungsikan menjadi saluran pembuangan. Dibeberapa lokasi bagian sungai citarum dapat dilihat tumpukan sampah mengapung yang menutupi permukaan air. Data menujukan faktor sumber penyebab utama dari pencemaran air di sungai citarum yaitu limbah yang dihasilkan dari sekitar industri tidak diolah dan dibuang begitu saja ke sungai. Akibatnya berdampak pada banyaknya sampah yang menggenang di sungai citarum yang bisa berefek dengan tersumbatnya aliran air dan menyebabkan banjir. Fakta yang disayangkan banyak ikan yang mati dan sebagian yang hidup memiliki kadar racun berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. Berbagai upaya cara mengatasi polusi air di sungai citarum telah dilakukan seperti melakukan kampanye untuk aktif dalam menyuarakan melestarikan lingkungan. Tindakan langsung dari pemerintah dengan membersihkan tumpukan sampah dibeberapa lokasi bagian sungai. Usaha tersebut dilakukan dengan memakan banyak Waktu, Usaha, Tenaga dan Biaya. Tetapi hal ini akan sulit teratasi selama masih ada oknum yang tidak peduli dengan tetap membuang limbah yang mencemari sungai citarum. Selagi pemerintah dan masyarakat indonesia berusaha mengembalikan sungai citarum agar bersih lagi dan dapat digunakan dengan layak oleh warga sekitar mari kita jaga Lingkungan Air di daerah masing masing agar tidak tercemari, mengingat mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Saat ini pencemaran air mungkin tidak begitu terasa bagi sebagian orang. Tetapi jika terus menerus pencemaran air ini berlangsung dengan perkembangan dan populasi manusia yang semakin banyak maka kebutuhan air bersih dan sumber pakan dari hasil laut suatu saat nanti tidak dapat diandalkan karena terkontaminasi zat berbahaya disebabkan ulah manusia yang tidak memiliki kesadaran untuk menjaga alam ini. Dengan mempelajari penyebab dan akibat dari polusi air diharapkan ilmu yang didapat mampu dimanfaatkan untuk menjaga lingkungan agar tetap baik bagi kelamngsungan hidup seluruh organisme di planet bumi. Daftar Isi Artikel Makalah Polusi Air Lengkap Apa itu Polusi Air?Apa Faktor Penyebab Pencemaran Air?1. Air TanahSumber Penyebab Pencemaran Air TanahAkibat Dampak Pencemaran Air Tanah2. Permukaan Aira. Polusi DanauSumber Penyebab Pencemaran Air DanauAkibat dan Dampak Pencemaran Air Danaub. Polusi SungaiSumber Penyebab Pencemaran Air SungaiAkibat Dampak Pencemaran Air Sungaic. Polusi Air lautSumber Penyebab Pencemaran Air LautAkibat Dampak Pencemaran Air LautSungai Citarum
berikut ini merupakan penyebab polusi air kecuali